Karena semua apa dan siapa, dicipta bukan tanpa makna.

Sunday, December 2, 2012

hijrah


Keinginan untuk menyewa domain sendiri sebenarnya sudah ada sejak beberapa bulan atau bahkan tahun yang lalu. Cuma saat itu masih merasa sayang untuk mengeluarkan sekian ratus ribu rupiah per tahun jika toh aku tidak/jarang singgah dan mengisi 'perabotan' dll di dalamnya.
Akhirnya akhir bulan November 2012 (2 hari lalu) aku putuskan untuk menyewa domain melalui rumahweb setelah mendapat referensi dari teman. Nama arifm.us dulunya tidak pernah terlintas -karena dulu rencanaku menggunakan .com atau .co.id. Membaca sebuah pengumuman/undangan nikahan pada sebuah domain, *********m.us, membaca huruf belakangnya, langsung terlintas nama akun twitter-ku @arifmus. "Kenapa tak 'memanfaatkan' .us untuk nama domain ya?", pikirku. Dan, tak begitu lama, aku menyewa domain arifm.us untuk sekira 2 tahun ke depan.

Rupiah yang aku keluarkan mungkin seperti membuang uang 'percuma'/mubadzir, apalagi blogku rencananya akan lebih ku gunakan untuk sekadar menyalurkan ide/kegalauan/rangkaikata, dll dan bukan untuk menghasilkan uang, dan sejenisnya.

Semoga saja, 'kontrakan' baru yang dengannya aku perlu membayarnya untuk menempatinya, menjadi pemacu tambahan untukku tak lagi bermalasan berbagi tulisan dll. Tapi, kalaupun masih saja ogah-ogahan, ya sudahlah. Setidaknya, mari berhijrah :)

Wednesday, November 28, 2012

sekadarnya

bahagia sekadarnya,
tak berlebih;
pun saat sebaliknya;
(moga) tak berletih.

Wednesday, November 21, 2012

reda(m) - bagian Aku Ingin

Akhirnya, setelah cukup memaksakan diri, salah satu bagian dari video reda(m) selesai juga kubuat. Dari beberapa penyebab penundaan, alasan utama: malas. Untunglah bulan seperti November ini, semesta seperti berkonspirasi menghadirkan cuaca yang sangat mendukung untuk berimajinasi -setidaknya menurutku-.

Video reda(m) sendiri rencana ada beberapa bagian. Sejauh ini baru dibuat bagian pembuka dan salah satu bagian (sebut saja) bagian Aku Ingin (karena diiringi musikalisasi puisi SDD, Aku Ingin).

Awalnya aku agak kebingungan untuk membuat kupu-kupu terbang, setelah dicoba-coba -meski hasilnya masih belum begitu maksimal-, setidaknya sudah cukup terlihat ada kupu-kupu terbang :D

Selamat (semoga) menikmati :)




Entah apa yang kamu pikirkan,
saat aku mulai katakan.
Gugup yang terus menjalar,
rangkai kata yang makin tak beraturan.
Aku, memang bukan lelaki yang serba lengkap
sementara kamu punya kriteria yang kauharap
Maafkan, aku memberanikan
menawarkan
melanjutkan rasa yang t’lah ada,
merajutkan karsa jadi nyata.
Bertumbuh dengan sungguh.
Sejalan, berjalan,
berjuang,
bersama
kamu
berkenankah menggenapkan?

Sunday, November 18, 2012

getar Ilahi

Seseorang yang paling menggetarkan
belum pasti menjadi orang yang paling tepat 'tuk menggenapkan.
Pernikahan tak sekedar tentang hati,
tapi juga ibadah kita kepada Ilahi.

Sunday, November 11, 2012

dekap

cukup hangat, tak perlu sangat;
ketenangan, bukan ketegangan;
karena aku ingin mendekap, bukan menyekap.

Friday, November 9, 2012

ma(mp)u

Karena ketakmauan
lebih men(g)akutkan
dibanding ketakmampuan.
Lalu, maukah kau mempertimbangkan?

Maukah kau memulai, memutuskan?
Maukah kau memperjuangkan, bertahan, ber(je)jalan?
Sangka(l)ku...
mampu.

kelu(h)

mengumbar terus keluhan,
namun tak juga mencari jalan keluar?
jangan-jangan sekedar pemakluman,
keengganan akan sebuah perjuangan.

eum...rindu?

kata berkata enggan,
hati ingin melawan
namun sungkan,
kamu
sedang merindukan.

Sunday, November 4, 2012

peng-aku-an




ada kala, menjauh membuat kita melihat lebih utuh;
membentang jarak, merekatkan apa yang terserak;
aku,
kamu,
(k)apa(n)kah menemu?


retorika tanya

dalam tataran tertentu
aku perhatian dengan semua yang bersinggungan,
lebih perhatian dengan sebagian,
sangat perhatian dengan yang ku istimewakan.
kamu, dimana ku tautkan?

Monday, October 29, 2012

rumah

saat di rumah,
ada ke(ny)amanan yang datang
kadang tanpa jelasnya alasan.
mungkin begitupun demikian,
jika hati
sudah (diper)temukan.

Sunday, October 21, 2012

keputus(asa)an

kita tahu
apa yang mesti kita juang,
kita tuang,
atau buang.
mungkin sebal,
sudah kebal,
atau telanjur bebal? 
coba, ulang timbang,
tentang simpang,
dengan imbang,
jangan bimbang!
karena keputusan
bukanlah keputusasaan.
karena kita
tak sekedar kata
cinta.

(l)aku

laku
'kan mencairkan beku,
menopang kata yang terbata;
bertindak,
bukan t'rus tidak.
mengarti,
'tuk mengerti,
jangan terhenti.
hati,
belum mati.

"kata" (2)

lalu,
jika kata sudah sebegitu merdeka,
jika ia sebegitu kaya,
akan disebut apa rasa,
yang seringkali membikin payah
kata tuk menadah.

"kata"

apa satu kata
terlalu merdeka tuk dimakna?
sehingga terkadang
kita butuh tanda kutip tuk memenjara.

tujuan gagal

karena kegagalan-kegagalan yang menyapa
semakin mendekatkan pula
pada tujuan sejatinya

Monday, October 15, 2012

mata lalu


Kautatap ke depan,
kau harapkan sinar
menawan,
memancar.
Sementara kenyataan,
impian, khayalan,
memencar,
mencecar.
Laju kaubual
lalu kaukejar
sekadar,
karena tersadar
satu matamu
tenggelam
oleh silam.

Sunday, October 14, 2012

ranting


mungkin ku kini meranggas
di dekatku kau tak lindung dari panas
tapi percaya
akan tiba suatu masa
daun-daun kembali tumbuh
dan rimbunku buatmu teduh

tanya & jawab


pertanyaan dan jawaban
itu berpasangan
kapan kan bertemu,
itu tentang waktu

gambar diambil dari sini

kata diam

kalau kata masih mampu menampung rasa dan karsa,
kenapa memilih berdiam saja?